| Kategori | Dinas Kebudayaan Kota Denpasar |
| No. Proposal | BWF-IE/10/2020 |
| Tahun Anggaran | 2022 |
Kerauhan adalah sebuah fenomena sosial yang saat ini sangat semarak di kalangan masyarakat Bali. Mulai dari pemberitaan media cetak sampai berbagai video viral di sosial media senantiasa memiliki berbagai cerita soal kerauhan. Di satu sisi hal ini merupakan sebuah fenomena yang melibatkan sisi religius yang telah mengakar dalam kebudayaan Bali. Namun di sisi lain, fenomena ini mendatangkan keresahan di banyak kalangan masyarakat. Munculnya fenomena kerauhan memang bukan hal baru, namun baru- baru ini fenomena kerauhan seolah menjamur. Berbagai opini berkembang di masyarakat. Pertama, bagi mereka yang kerauhan/ ngiring hal ini bisa menjadi sebuah kebanggaan, bisa jadi pula menjadi beban mental dan sosial. Lalu kedua, di kalangan masyarakat terbelah ada yang mempercayai dan ada yang tidak, sehingga tidak jarang hal ini mendatangkan konflik baru. Kemudian ketiga, di kalangan masyarakat non-Hindu (non-Bali) tidak jarang fenomena sakral ini menjadi sebuah bahan ejekan. Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu kiranya diadakan edukasi menyeluruh bagi masyarakat Bali. Edukasi tersebut meliputi penelitian mengenai kerauhan ditinjau secara multi perspektif, mulai dari aspek tradisional, psikologi sampai pandangan shastra. Kemudian hasil penelitian disusun sedemikian rupa menjadi buku yang kemudian bisa dijadikan pegangan bagi segenap elemen masyarakat dan melakukan seminar- seminar terkait isi buku dimaksud. Dan terakhir publikasi seminar dalam bentuk Film dokumenter di berbagai media sosial sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat seluas-luasnya. Dengan rancangan ini, maka fenomena kerauhan bisa ditelaah secara menyeluruh dan hasil telaahnya bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Karenanya, diharapkan peran aktif pemerintah dalam mensupport aktifitas ini sehingga bisa tercapai secara optimal.
Adapun penelitian dan publikasi hasil penelitian Buku “Kerauhan” ini sejalan dengan motto pemerintah Provinsi Bali dalam menciptakan “Sat Kerti Bali”, terutama dalam hal Jiwa kerti. Penelitian, publikasi dan edukasi ini diharapkan akan memberikan “penyucian” berupa ilmu pengetahuan pada batin masyarakat Bali. Secara lebih spesifik, tujuan yang hendak dicapai adalah sebagai berikut; 1. Pemahaman yang mendalam dan utuh mengenai fenomena kerauhan dan menyampaikan pemahaman tersebut pada masyarakat luas. 2. Memberikan solusi bagi anggota masyarakat yang mengalami fenomena kerauhan secara destruktif. 3. Memberikan jawaban bagi segenap masyarakat Bali atas kegelisahannya terkait fenomena kerauhan. 4. Memberikan “uger-uger” bagi segenap elemen masyarakat, baik di tingkatan keluarga maupun masyarakat, terkait penanganan kerauhan. 5. Mendukung upaya pemerintah Provinsi Bali dalam menciptakan Jiwa Kerti melalui edukasi. Tujuan serta manfaat tersebut tidak hanya akan berhenti dalam beberapa periode. Namun dengan adanya penyebaran buku dan video edukasi maka masyarakat luas bisa menikmati hasil penelitian ini secara lintas generasi. Menjadi warisan berharga dari pemerintah Bali untuk masyarakatnya.
DENPASAR
| Waktu | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| 24 Feb 2021, 15:19 | Pemeriksaan Kelengkapan oleh Bagian TU telah selesai | Disetujui. Tetapi Masih Kurang Rekening BPD dan Susunan Pengurus |
| 24 Feb 2021, 15:20 | Pemeriksaan oleh Walikota telah selesai | Disetujui |
| 24 Feb 2021, 15:18 | Klasifikasi sesuai SKPD oleh Tim Pertimbangan telah selesai | Proposal didisposisikan ke SKPD yang berkaitan dengan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar |
| 17 Mar 2022, 11:43 | Rekomendasi Dana oleh SKPD telah selesai |
Rekomendasi Dana: Rp 150.000.000 Keterangan: Disetujui Bantuan kepada Yayasan Bali Wisdom dalam rangka Pembuatan Buku dan Video Fenomena Kerauhan untuk Menguatkan Jiwa Kerti Masyarakat Bali ( I Putu Yudi Antara ) |